Perairan Batam, Senin 27 April 2026
Menjelang sandar di Singapura, KRI Bima Suci melaksanakan peran jangkar di perairan terdekat pada Senin (27/04) pagi. Seluruh Taruna AAL Angkatan ke-73 Satlat Kartika Jala Krida (KJK) 2026 dilibatkan langsung dalam manuver penting ini sebagai bagian dari latihan pelayaran ini.
Peran Jangkar ini merupakan langkah wajib sebelum sandar. Tujuannya agar kapal berhenti dengan aman di perairan terdekat area sandar, sambil menunggu giliran pandu dan dermaga siap.
Selanjutnya ditempat yang sama di waktu yang berbeda dilakukan juga Peran Sekoci. Ini merupakan tata cara menurunkan sekoci dari atas kapal ke air. Di KRI Bima Suci, sekoci umumnya digunakan untuk dua hal yaitu akomodasi logistik dan penolongan darurat.
Taruna diharapkan mereka paham bahwa sandar bukan cuma ikat tali. Ada peran jangkar yang menahan, ada juga peran sekoci yang sangat penting untuk dipelajari dan dipehatikan. Para taruna mengikuti peran jangkar dan sekoci dengan seksama dan penuh antusias.
KRI Bima Suci dijadwalkan sandar di Singapura pada tanggal 30 April 2026 untuk rangkaian diplomasi KJK 2026 di Singapura.
